Tanggung Jawab Sosial

   1. Tanggung Jawab Lingkungan Hidup

Perusahaan terus berkomitmen untuk menerapkan standar Sistem Manajemen Lingkungan (SML). Sistem ini mengkhususkan pada persyaratan atas formulasi dan pemeliharaan dari SML melalui dua komitmen dasar yang mendukung kebijakan lingkungan, antara lain:

a) Pencegahan polusi dan limbah, serta

b) Perbaikan SML yang berkelanjutan.

Perseroan senantiasa menggunakan komitmen-komitmen tersebut guna memberikan panduan perbaikan kinerja lingkungan secara keseluruhan. Komitmen terhadap perlindungan lingkungan ini ditanamkan Perusahaan terhadap setiap karyawan dan dituangkan dalam kebijakan lingkungan dari Perseroan. Kebijakan lingkungan ini merupakan arahan untuk melakukan penerapan, pemeliharaan, pengembangan, perbaikan serta pengelolaan lingkungan hidup guna menekan kemungkinan dampak negatif, mengembangkan dampak positif, serta memanfaatkan sumber daya alam secara bijak yang merupakan komitmen manajemen terhadap lingkungan.

   2. Ketenagakerjaan

Pengembangan sumber daya manusia Perseroan bertujuan untuk menciptakan Insan Perseroan untuk memiliki komitmen, kompetensi, dan kinerja terbaik untuk mendukung pencapaian visi Perseroan. Untuk mendukung pencapaian tersebut, Perseroan telah menetapkan tujuan strategis dari Human Capital (HC) Excellence sebagai landasan manajemen sumber daya manusia, dengan atribut BEST. BEST mencakup beberapa aspek yaitu Beyond expectations, Environmental awareness, dan Synergized parTnership yang dibangun dari nilai-nilai yang dianut oleh Personil Perseroan dan atribut kepemimpinan yang efektif. Nilai-nilai tersebut termasuk dalam PIONEER (Professionalism, Integrity, glObal mentality, harmoNy, ExcEllence, Reputation) sebagai nilai-nilai Perseroan dan SENSE (Speed, ENergize, reSpect, couragE) sebagai atribut kepemimpinan yang mengilhami perilaku harian Personil Perseroan.

Praktik pekerjaan pembangunan yang baik yang menjadi syarat utama operasi Perseroan di semua unit bisnis pembangunan, membutuhkan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Untuk menetapkannya, Perseroan telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara konsisten dan berkesinambungan. Dalam pelaksanaan tugas dan wewenangnya, implementasi dan program K3 didukung oleh unit-unit teknis Pelayanan Kesehatan dan Medis dan layanan Keselamatan Kerja (Occupational Safety).

   3. Pengembangan Kemasyarakatan

Perusahaan akan melakukan program pengembangan komunitas (comdev) bagi masyarakat yang berada di sekitar area proyek pembangunan. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengembangan tersebut dapat membantu masyarakat yang berada di sekitar area proyek pembangunan lebih berkembang,

   4. Tanggung Jawab Produk

Perusahaan menerapkan sistem kendali mutu dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produk propertinya. Sistem kontrol kualitas memiliki fungsi untuk mengurangi biaya operasional, dan pada saat yang sama meningkatkan kualitas produksi.